Development of a Modified 2.4 GHz Microwave System for In-Liquid Plasma Generation and its Application in Aqueous Metal Sulfate Treatment

Penulis

  • Dr.Eng. Pria Gautama, S.T.,M.T Politeknik Negeri Ujung Pandang
  • Nomura Shinfuku Ehime University, 3 Bunkyo-cho, Matsuyama, Ehime, Japan
  • Nurfiansyah Nurfiansyah Politeknik Negeri Ujung Pandang, Makassar, Indonesia
  • A. Ariputra Politeknik Negeri Ujung Pandang, Makassar, Indonesia
  • Arfandy Arfandy Politeknik Negeri Ujung Pandang, Makassar, Indonesia
  • Yiyin Klistafani Department of Mechanical Engineering and Materials Science, Washington University in St. Louis, One Brookings Drive, St. Louis, Missouri 63130, United States of America
  • Tri Susilo Department of Electrical Engineering, King Fahd University of Petroleum and Minerals, Dhahran, Saudi Arabia
  • Muhammad Firdan Mechanical Departement,Borneo Tarakan University, Tarakan, North Kalimantan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31963/intek.v12i2.5792

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pembangkit plasma yang dapat diterapkan secara efektif pada lingkungan fase cair, khususnya untuk perlakuan terhadap larutan logam sulfat. Penelitian dilakukan melalui beberapa tahapan berurutan yang dirancang untuk menyederhanakan dan memperjelas prosedur eksperimental, yaitu: perancangan, pembuatan (perakitan), pengujian, pengamatan, dan analisis data. Efektivitas rancangan alat dikonfirmasi melalui keberhasilan pembentukan plasma di dalam reaktor. Hasil pengamatan eksperimental menunjukkan bahwa durasi perlakuan plasma berpengaruh signifikan terhadap penurunan pH pada larutan NiSO₄ dan FeSO₄. Larutan FeSO₄ menunjukkan penurunan pH yang lebih tajam dibandingkan NiSO₄ pada waktu paparan yang sama, yang mengindikasikan respons FeSO₄ yang lebih kuat terhadap spesies asam yang dihasilkan oleh plasma. Nilai pH menurun dari 6,14 menjadi 3,6 untuk NiSO₄ dan dari 5,26 menjadi 3,1 untuk FeSO₄.      

Diterbitkan

2025-10-31

Terbitan

Bagian

Article