Rancang Bangun Alat Pengering Tandan Kosong Kelapa Sawit sebagai Bahan Bakar Co-Firing Pada Pabrik Semen dan PLTU
DOI:
https://doi.org/10.31963/sinergi.v24i2.5947Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji alat pengering berbasis sistem rotary sebagai solusi untuk menurunkan kadar air pada Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) dibawah 20%, sesuai dengan kebutuhan industri sebagai bahan bakar Co-Firing. Kadar air tinggi dan ukuran TKKS yang besar menjadi kendala pemanfaatan limbah kelapa sawit ini dalam industri Pabrik Semen dan PLTU. Alat ini dirancang dengan kapasitas 25 kg, menggunakan tiga slinder drum berukuran 209 Liter yang berputar dengan variasi kecepatan 12 rpm dan 24 rpm serta sumber panas dari Tungku pembakaran oli bekas dan sampah perkotaan yang nantinya menghasilkan udara panas yang kemudian udara panas tersebut di alirkan ke ruang pengeringan untuk dimanfaatkan mengeringkan bahan dengan system yang berputar secara kontinyu sehingga tidak hanya permukaan atas yang mengalami proses pengeringan, namun juga pada seluruh bagian yaitu atas dan bawah bahan secara bergantian, sehingga pengeringan yang dilakukan oleh alat ini lebih merata dan lebih banyak mengalami penyusutan. Parameter yang diukur adalah kadar air sebelum dan sesudah pengeringan, waktu pengeringan, suhu udara masuk dan suhu udara keluar ruang pengering, serta efisiensi energi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat pengering rotary mampu menurunkan kadar air TKKS dari kondisi awal 54% menjadi 18% dalam waktu 29-35 menit, dengan efisiensi pengeringan tertinggi sebesar 97,91 % pada kecepatan putaran 12 rpm. Pengujian juga dilakukan pada serbuk kayu dan sekam padi sebagai bahan perbandingan dengan hasil hampir sama, menunjukkan bahwa alat efektif untuk berbagai biomassa.Downloads
Published
2026-10-03
Issue
Section
Artikel

















