Study Rancang Bangun Alat Biodigester untuk Mengubah Limbah Organik Menjadi Pupuk Cair dan Biogas
biodigester, limbah organik dan fermentasi
DOI:
https://doi.org/10.31963/sinergi.v24i2.5905Abstract
Permasalahan limbah organik menjadi tantangan besar dalam pengelolaan lingkungan karena dapat mencemari tanah, air, dan udara jika tidak diolah dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun alat biodigester yang mampu mengubah limbah organik menjadi produk bernilai guna, yaitu pupuk cair dan biogas. Proses fermentasi dilakukan secara anaerobik menggunakan campuran kotoran kambing, kotoran ayam, limbah sayuran, air, serta aktivator EM4 dan molase sebagai sumber mikroorganisme dan energi. Kapasitas biodigester yang dirancang sebesar 50 liter dengan sistem pengadukan menggunakan motor induksi 200 W. Pengujian dilakukan selama 20 hari fermentasi, di mana hasil menunjukkan bahwa biogas mulai terbentuk pada hari ke-10 dengan nyala api biru pada uji pembakaran dan tekanan gas yang stabil pada hari ke-20. Pupuk cair yang dihasilkan sebanyak 300 ml dari total bahan 20 liter, menunjukkan perlunya peningkatan efisiensi proses fermentasi dan pencacahan bahan. Penelitian ini membuktikan bahwa biodigester sederhana dapat dimanfaatkan sebagai teknologi tepat guna untuk mengolah limbah organik rumah tangga dan peternakan menjadi energi terbarukan dan pupuk organik cair.Downloads
Published
2026-10-03
Issue
Section
Artikel

















