PENGARUH JENIS ELEKTRODA DAN ARUS LAS PADA PENGELASAN HARDFACING BAJA JIS 3101 SS 400

Syaharuddin Rasyid, Tri Agus Susanto, Agung Setia Bela, M Syukur Imam

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis elektroda dan aruslas pada pengelasan hardfacing baja JIS 3101 SS 400. Jenis elektroda yang digunakanyaitu elektroda DIN 8555 E1-UM-350-GP, elektroda AWS Class No. A5.13 (Efe2),elektroda AWS Class No. A5.13 (Efe3) dan AWS E7018. Arus pengelasan yangdigunakan terdiri dari tiga variasi yaitu 90 Amperre, 115 Amperre dan 140 Amperre.Material dasar yang digunakan yaitu baja JIS G 3101 SS 400 dengan dimensi tebal6mm, panjang 50mm dan lebar 25mm. Pada permukaan material dasar, kemudiandilakukan pengelasan Shielded Metal Arc Welding (SMAW) dengan menggunakanvariasi elektroda dan variasi arus pengelasan yang telah disebutkan di atas, setelah itudidinginkan menggunakan pendingin udara. Dari hasil pengelasan dilakukanpengujian kekerasan dengan menggunakan metode Rockwell A (HRA), beban yangdigunakan yaitu 588 N, indentor yang digunakan yaitu intan 120° dan waktupenekanan 5 detik. Dari hasil pengujian kekerasan tersebut diperoleh nilai kekerasantertinggi yaitu menggunakan elektroda AWS Class No. A5.13 (EFe3) nilainyakekerasannya yaitu 70.2 – 80.93 HRA, kemudian diikuti oleh elektroda AWS ClassNo. A5.13 (EFe2) nilainya kekerasannya yaitu 62.25 – 69.43 HRA, kemudianelektroda DIN 8555 (E1-UM-350-GP) nilainya kekerasannya yaitu 58.90 – 62.90HRA dan nilai kekerasan yang terrendah yaitu pengelasan dengan menggunakanelektroda AWS E7018 nilainya kekerasannya yaitu 51.69 – 58.99 HRA.


Teks Lengkap:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.31963/sinergi.v16i1.1199

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Publisher by:

Jurusan Teknik Mesin
Politeknik Negeri Ujung Pandang
Jalan Perintis Kemerdekaan KM.10 Tamalanrea
Makassar 90245
E-mail: sinergi@poliupg.ac.id

SINERGI Indexed by :

g61g61g61g61g61g61g61g61

Member of :

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.