Analisis Efek Gas Korosif terhadap Propagasi Retak Material Clading (Baja-Tembaga) untuk Material Bejana Tekan dengan Metode Uji Ring-C

Yosrihard Basongan

Sari


Bejana tekan digunakan untuk menyimpan fluida bertekanan pada rentang waktu tertentu. Efek fluida bertekanan di dalam bejana dapat mengakibatkan kegagalan bejana, efeknya dapat berupa korosi abrasi yang merusak permukaan dalam bejana. Korosi abrasi akan merambat dan dipercepat oleh tekanan dalam bejana. Material clading dimaksudkan untuk meminimumkan efek korosi yaitu dengan memadukan material induk yang dilapisi dengan lapis pelindung. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efek gas elpiji korosif terhadap intensitas tegangan dan perambatan retak bejana tekan. Pengujian yang dilakukan yaitu uji tarik dan uji perambatan retak korosi dilakukan masing-masing 60, 120, 180, 240 hingga 300 hari pada tekanan 16,48 MPa. Metode uji intensitas tegangan dan perambatan retak dengan uji ring-C. Material uji baja karbon dengan kuat tarik 397,8 MPa. Material pelapis tembaga dengan tegangan tarik 326 MPa. Hasil dianalisa Two-Way Calssification menunjukkan koefisien korelasi antara elastisitas dengan waktu proses korosi (hari) = -0,941 antara elastisitas dengan posisi takik (takik) = -0,053. Adapun kontribusi faktor intensitas tegangan kritis retak korosi (korosi) terhadap waktu proses korosi (hari), posisi takik (takik), yaitu sebesar 0,825. Tekanan dan lamanya material clading dalam elpiji menyebabkan propagasi retak terlihat dengan menurunnya intensitas tegangan dan kuat tarik material clading.

Teks Lengkap:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.31963/sinergi.v8i2.1056

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Publisher by:

Jurusan Teknik Mesin
Politeknik Negeri Ujung Pandang
Jalan Perintis Kemerdekaan KM.10 Tamalanrea
Makassar 90245
E-mail: sinergi@poliupg.ac.id

SINERGI Indexed by :

g61g61g61g61g61g61g61g61

Member of :

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.