Pengembangan Desain Sepeda Untuk Mahasiswa Dan Pelajar Dengan Metoda Quality Function Deployment (QFD

Ahmad Zubair Sultan

Sari


Tulisan ini mencoba menggambarkan bagaimana menterjemahkan actual quality characteristic yang diharapkan oleh konsumen menjadi substitute quality characteristic yang mampu diproduksi oleh produsen melalui metode Quality Function Deployment. Dalam studi yang akan dilakukan, dikaji pengembangan spesifikasi disain sepeda. Metoda QFD merupakan suatu alat yang berguna untuk pengembangan produk. Alat utama dari proses QFD adalah matriks dimana hasil-hasilnya dicapai melalui penggunaan tim dengan mengumpulkan, menginterpretasikan, mendokumentasikan dan memprioritaskan kebutuhan-kebutuhan pelanggan. Untuk dapat digunakan, QFD memerlukan input dari pelanggan, baik pelanggan produk sendiri maupun produk pesaing. Dari House of Quality (HOQ) dengan mendapat input dari pelanggan akan dihasilkan output berupa faktor-faktor kritis dari technical requirement. Selanjutnya output dari HOQ merupakan input dari product design matrix. Output yang dihasilkan diurut berdasarkan prosentasenya. Dengan metode QFD ini dapat disimpulkan bahwa komponen-komponen yang memiliki prosentase terbesar untuk pengembangan desain sepeda untuk mahasiswa dan pelajar adalah yaitu fork depan dengan bobot absolut 4288, frame dengan bobot absolut 3952, setang dan pedal dengan bobot absolute 3778, velg dengan bobot 3556 dan sistem pengereman dengan bobot 2602.

Teks Lengkap:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.31963/sinergi.v6i1.1021

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Publisher by:

Jurusan Teknik Mesin
Politeknik Negeri Ujung Pandang
Jalan Perintis Kemerdekaan KM.10 Tamalanrea
Makassar 90245
E-mail: sinergi@poliupg.ac.id

SINERGI Indexed by :

g61g61g61g61g61g61g61g61

Member of :

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.